Mengapa aku begitu bodoh
Tidak menyadari kehadiranmu disampingku
Dirimu sangatlah berharga untukku
Senyummu meneduhkan jiwaku yang gersang
Perhatianmu menghangatkan jiwaku yang beku
Betapa kasihmu tulus untukku
Aku hanya bisa menangisi kepergianmu
Aku telah kehilanganmu untuk selamanya
Kini
Terlambat sudah...
Semua telah berakhir
kala aku baru ingin memulainya
Jakarta, 03 Agustus 2009
Senin, 03 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar